<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Jawa Timur &#187; Mamin</title>
	<atom:link href="http://ylpkjatim.com/category/berita/makanan-dan-minuman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ylpkjatim.com</link>
	<description>Melangkah Bersama Untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 14:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Mengkonsumsi Makanan yang Bantu Pikiran Tetap Fokus</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/mengkonsumsi-makanan-yang-bantu-pikiran-tetap-fokus/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/mengkonsumsi-makanan-yang-bantu-pikiran-tetap-fokus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 09:49:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=911</guid>
		<description><![CDATA[Menurut The Franklin Institute, sel-sel otak membutuhkan dua kali energi dari sel-sel lain dalam tubuh. Nutrisi yang tepat itu sangat penting untuk menjaga fungsi otak dan kemampuan mental, seperti fokus, memori dan konsentrasi. Untuk membantu anda tetap fokus, anda memerlukan makanan yang kaya zat besi, vitamin B folat, karbohidrat kompleks dan asam lemak esensial. Zat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-912" title="tomat-ilustrasi-_110523113046-866" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2012/01/tomat-ilustrasi-_110523113046-866-300x216.jpg" alt="" width="300" height="216" />Menurut The Franklin Institute, sel-sel otak membutuhkan dua kali energi dari sel-sel lain dalam tubuh. Nutrisi yang tepat itu sangat penting untuk menjaga fungsi otak dan kemampuan mental, seperti fokus, memori dan konsentrasi.<span id="more-911"></span></p>
<p>Untuk membantu anda tetap fokus, anda memerlukan makanan yang kaya zat besi, vitamin B folat, karbohidrat kompleks dan asam lemak esensial.</p>
<p><strong>Zat besi</strong><br />
Hubungan antara tingkat zat besi dalam tubuh dan kemampuan otak untuk fokus pertama kali diteliti pada tahun 2001. Dalam studi <em>Agricultural Research Service </em>yang dipimpin oleh Mary J. Kretsch, makanan yang kaya akan zat besi dapat membantu berkonsentrasi dan fokus.</p>
<p>Makanan kaya zat besi antara lain roti gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, daging, unggas, dan sereal-pasta.</p>
<p><strong>Folat<br />
</strong>Folat adalah vitamin B yang diperlukan untuk sintesis asam nukleat dan rantai asam lemak panjang yang penting untuk fungsi otak. Bagi wanita hamil, makanan yang kaya folat seperti melon, pisang, jus jeruk, strawberry, lemon, bayam, asparagus, kacang kering, kacang polong split, sereal dan nasi itu sangat penting. Jika ibu hamil kekurangan folat, itu dapat meningkatkan resiko bayi terlahir cacat.</p>
<p><strong>Vitamin B-6<br />
</strong>Vitamin B-6 adalah makanan otak yang sehat karena jenis vitamin ini bisa mengubah protein makanan menjadi asam amino yang diperlukan untuk produksi dan sintesis neurotransmiter dopamin dan serotonin. Menurut ahli diet, ketiga zat tersebut yang membuat otak tetep fokus dalam waktu lama.</p>
<p>Makanan kaya vitamin B-6 antara lain selai kacang, kenari, kedelai, kacang, oatmeal, biji bunga matahari, jus tomat, ikan tuna, telur, ikan, daging sapi, ayam dan kentang.</p>
<p><strong>Antioksidan</strong><br />
Buah-buahan segar dan sayuran dapat menjaga oksigen mengalir menuju otak sehingga bisa membantu untuk fokus. Makanan yang memiliki kandungan antioksidan antara lain anggur, delima, kiwi, ceri, blueberry, jeruk, lemon, nanas dan jeruk. Sayuran yang kaya antioksidan yaitu cabai, kangkung, dan kubis merah.</p>
<p><strong>Glukosa<br />
</strong>Bahan bakar yang hanya sel-sel otak Anda gunakan adalah glukosa. Glukosa bisa diperoleh dari karbohidrat kompleks seperti beras merah, oatmeal dan gandum produk roti. Makanan ini merupakan bagian penting dari nutrisi otak. Karena, otak tidak dapat menyimpan glukosa dan membutuhkan pasokan konstan dari darah.<br />
<strong><br />
Asam Lemak omega-3</strong><br />
Otak Anda membutuhkan asam lemak omega-3 untuk memperkuat hubungan antara sel-sel. Makanan-makanan ini adalah makanan otak yang penting karena tubuh tidak dapat membuat asam lemak omega-3. Anda bisa menemukan kandungan zat ini pada ikan, kenari dan biji rami.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/11/12/27/lwu7ab-inilah-makanan-yang-bantu-pikiran-tetap-fokus" target="_blank">Republika</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/mengkonsumsi-makanan-yang-bantu-pikiran-tetap-fokus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPOM Temukan 22 Produk Kopi Dicampur Obat Kuat</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/bpom-temukan-22-produk-kopi-dicampur-obat-kuat/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/bpom-temukan-22-produk-kopi-dicampur-obat-kuat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 14:55:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[bahan kimia obat]]></category>
		<category><![CDATA[bpom]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=895</guid>
		<description><![CDATA[Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan modus operandi baru yang dilakukan para pelaku usaha yang tak bertanggung jawab. Dari hasil sampling yang dilakukan BPOM di beberapa daerah terhadap 56 produk kopi dalam kemasan, ditemukan 22 produk yang positif mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). &#8220;Kopi ini ada yang mengadung bahan kimia obat sildenafil dan tadalafil. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/11/kopi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-896" title="kopi" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/11/kopi-300x150.jpg" alt="" width="300" height="150" /></a>Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan modus operandi baru yang dilakukan para pelaku usaha yang tak bertanggung jawab. Dari hasil sampling yang dilakukan BPOM di beberapa daerah terhadap 56 produk kopi dalam kemasan, ditemukan 22 produk yang positif mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).<span id="more-895"></span></p>
<p>&#8220;Kopi ini ada yang mengadung bahan kimia obat sildenafil dan tadalafil. Kedua BKO ini biasanya digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi,&#8221; kata Kepala Badan BPOM Kustantinah, di Jakarta, (25/11/2011).</p>
<p>Terkait temuan 22 produk kopi dengan BKO tersebut, Kustantinah mengaku Badan POM tidak pernah memberikan persetujuan izin edar terhadap produk kopi tersebut. Ia menambahkan, pada prinsipnya penambahan BOK dalam produk makanan dilarang.</p>
<p>&#8220;BKO ini termasuk dalam kelompok obat yang keras dan perlu resep dokter. Kalau pun digunakan harus ada ketentuan yang jelas mengenai takaran dan dosisnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Kustantinah, dampak buruk penggunaan bahan kimia obat ini terhadap kesehatan bisa fatal.  Gejala yang akan timbul bisa beragam mulai sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, kehilangan potensi seksual secara permanen, sampai pada kematian.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut dari hasil temuan tersebut, BPOM mengimbau agar masyarakat tidak mengonsumsi kopi yang mengandung bahan kimia obat karena dapat membahayakan kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kita sudah buat surat edaran pada Balai Besar POM di seluruh Indonesia untuk melakukan operasi pasar. Untuk produk yang sudah ditemukan, kita akan lakukan pemusnahan dan menyampaikan surat rekomendaasi kepada Dinas Kesehatan setempat untuk mencabut ijin edar produk kopi tersebut,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Berikut ini adalah 22 merek kopi yang positif mengandung bahan kimia tersebut. Di dalam kopi-kopi ini, ada yang positif dicampur dengan zat aktif  Viagra yakni sildenafil, atau pun zat aktif obat Cialis yakni tadalafil :</p>
<p>1. 39 Sa Kao 3 in 1 Kopi Mix Plus Ektrak Jahe (Depkes RI PIRT No. 210317594151/Kota Jakarta Utara)</p>
<p>2. 39  Sa Kao Kopi Mix Ginseng Korea 3 in 1  (PIRT 210317505151/Kota Jakarta Utara)</p>
<p>3. Bel-Bel Kopi Susu Extra (PT. Mandala  Cahaya Sentosa/PIRT 610331502001)</p>
<p>4. Black Borneo Platinum Coffee  (PT Victoabel Food Industry/P-IRT 6103515401564)</p>
<p>5. Dream Coffee (PT. Mandala Cahaya Sentosa – Sidoarjo/PIRT 6103515271564), ( PT. International</p>
<p>Green Natural, P-IRT 6103515271564), PIRT. 6103515271564 Kab. Sidoarjo)</p>
<p>6. Dynamic Coffee/Dynamic Coffee Nusantara/Dynamic Tribulus Coffee (PT. Daya Dinamika</p>
<p>Nusantara, PIRT 210360301411), (PT. Daya Dinamika Nusantara,  PIRT 210360301411), (PT</p>
<p>Aimfood Indonesia,  PIRT 210360301411), (PT Aimfood Indonesia, PIRT 210360301309), PT. Daya Dinamika Nusantara, PIRT 210360301411)</p>
<p>7. Golden Life (P-IRT 6103515121399    Kab. Sidoarjo)</p>
<p>8. Good Coffee Premium/Good Coffee   (PT. Putra Gudti Indonesia    PIRT No. 6103271011147    Kota Bogor), (CV. Bin Halim untuk PT. Putra PIRT. 6103271011147, Kota Bogor), (PT. Putra Gudti Indonesia, PIRT No. 6103271011147, Kota Bogor)</p>
<p>9. Herba Max Coffee  (Distributor PT Solusky    P-IRT 6103515311564    Kab. Sidoarjo)</p>
<p>10. Jahe Mix Barokah (PIRT 213317518151    Kota Jakarta Utara)</p>
<p>11. Jomoon Instan Coffee (Green Nirmala    PIRT. 6103515131399    Kab. Sidoarjo), (PT. Green Nirmala &#8211; Sidoarjo    PIRT. 610351531399    Kab. Sidoarjo)</p>
<p>12. Joss-Fly Coffee Plus Panax Ginseng (PT. Mandala  Cahaya Sentosa    PIRT 610331502001    Kab. Grobogan)</p>
<p>13. Kopi Cleng &#8211; Sehat, Nikmat, Berstamina    (CV. Jamu Moro Sehat, Banjarnegara, Depkes RI TR 147/11-10/2005)</p>
<p>14. Kopi KPH/Kopi Kuat  (PIRT. 6103515331564    Kab. Sidoarjo)</p>
<p>15. Kopi Mahabbah (Depkes RI PIRT No. 6103515321564 Kab. Sidoarjo), PT. Mandala CS    P-IRT No 6103515321564  Kab. Sidoarjo), (Mahabbah Group    P-IRT No 6103515321564    Kab. Sidoarjo), (Mahabbah Group    PIRT No. 6103515321564    Kab. Sidoarjo),</p>
<p>16. Kopi Pasutri (Al Jazira Herbal, Bekasi  PIRT 610351533564 Kab. Sidoarjo)</p>
<p>17. Kopi Strong 234    (PT. Hamiegi Bandung    PIRT. 81032730203771    Kota Bandung)</p>
<p>18. Maca-Tekh   (PT. Wootekh Jakarta Indonesia    PIRT 210360303411)</p>
<p>19. Matador Coffee</p>
<p>20. Mawaddah Coffee (PIRT. 212320207429    Kab. Sukabumi)</p>
<p>21. On Coffee</p>
<p>22. Premium Energy Coffee  (Dinkes PIRT No. 210360314309 Kab. Tangerang)</p>
<p>sumber : <a href="http://health.kompas.com/read/2011/11/25/14580172/BPOM.Temukan.22.Produk.Kopi.Dicampur.Obat.Kuat." target="_blank">kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/bpom-temukan-22-produk-kopi-dicampur-obat-kuat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Impor Ikan Jepang</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/stop-impor-ikan-jepang/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/stop-impor-ikan-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 14:15:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=709</guid>
		<description><![CDATA[Besarnya efek radiasi pasca ledakan di reaktor nuklir Fukushima Daiichi, Jepang, semakin memacu banyak negara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap suplai makanan dari Jepang. Jika AS dan Hongkong kemarin memblokir impor susu dan produk segar, Indonesia juga mengetati semua produk makanan dan minuman asal Negeri Sakura itu. Pengawasan intensif akan dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/03/ikan-tuna-segar.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-710" title="ikan-tuna-segar" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/03/ikan-tuna-segar.jpg" alt="" width="300" height="214" /></a>Besarnya efek radiasi pasca ledakan di reaktor nuklir Fukushima Daiichi, Jepang, semakin memacu banyak negara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap suplai makanan dari Jepang. Jika AS dan Hongkong kemarin memblokir impor susu dan produk segar, Indonesia juga mengetati semua produk makanan dan minuman asal Negeri Sakura itu.<span id="more-709"></span></p>
<p>Pengawasan intensif akan dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Meski volume makanan dan minuman dari Jepang kurang dari 5 persen di antara total pasokan impor, pemerintah tetap harus mengetes ulang kadar kontaminasi produk yang masuk ke tanah air ’’Setelah peristiwa radiasi itu, (produk Jepang) diawasi dengan lebih ketat,’’ kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta.</p>
<p>Selain itu, keputusan pemerintah Jepang yang memperketat pengawasan produk ikan dan seafood karena kontaminasi nuklir membuat pengusaha sektor perikanan tanah air khawatir. Direktur Pemasaran Luar Negeri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saud Hutagalung menyatakan, meledaknya PLTN Fukushima berdampak terhadap impor ikan dari Jepang. Sejumlah importer ikan Jepang kini menghentikan aktivitas dan menjadwal ulang kerja sama ekspor- impor ikan tersebut.</p>
<p>Impor ikan dari Jepang itu dihentikan sementara karena para importer menunggu kabar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jepang bahwa ikan impor dari Jepang bebas radioaktif. ’’Importer masih menanti info dari Kemenkes Jepang. Kebanyakan restoran di Indonesia juga menghentikan impor sementara untuk kepentingan konsumen,’’ katanya kemarin (23/3).</p>
<p>KKP juga telah memiliki cara sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen di Indonesia. Yakni, meminta persyaratan sertifikat kesehatan bebas zat radioaktif kepada pemerintah Jepang. Diperkirakan, mulai pekan depan seluruh produk perikanan impor dari Jepang harus berlabel bebas radioaktif.</p>
<p>Sumber : Indopos</p>
<p>http://www.indopos.co.id/index.php/component/content/article/67-indo-reviews/8576-stop-impor-ikan-jepang.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/stop-impor-ikan-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BBPOM Surabaya Temukan 19.376 Produk Ilegal</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/bbpom-surabaya-temukan-19-376-produk-ilegal/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/bbpom-surabaya-temukan-19-376-produk-ilegal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 11:46:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[Obat & Kosmetik]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[kosmetik]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya &#8211; Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan 19.376 jenis produk ilegal yang terdiri dari kosmetik, obat tradisional, obat dan pangan. Operasi penertiban dilakukan di 98 tempat yang ada di Jawa Timur pada Januari 2011 ini, BBPOM Surabaya mendapati 47 lokasi diantaranya memenuhi ketentuan dan 51 lainnya memiliki atau menjual produk-produk ilegal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2009/12/logoBPOM.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-332" title="logoBPOM" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2009/12/logoBPOM.gif" alt="logoBPOM" width="218" height="158" /></a>Surabaya</strong> &#8211; Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan 19.376 jenis produk ilegal yang terdiri dari kosmetik, obat tradisional, obat dan pangan.<span id="more-685"></span></p>
<p>Operasi penertiban dilakukan di 98 tempat yang ada di Jawa Timur pada Januari 2011 ini, BBPOM Surabaya mendapati 47 lokasi diantaranya memenuhi ketentuan dan 51 lainnya memiliki atau menjual produk-produk ilegal atau mengandung bahan berbahaya. Hasilnya, BBPOM Surabaya menemukan 19.376 pcs dari 282 item.</p>
<p>ENDANG PUJIWATI Kepala BBPOM Surabaya merincinya sebagai berikut, obat keras 116 jenis sejumlah 13.679 pieces, obat tanpa izin edar 8 jenis sebanyak 2.017 pieces, obat tradisional tanpa izin edar 73 jenis sejumlah 2.675 pieces, kosmetika tanpa izin edar 78 jenis sebanyak 983 pieces, pangan tanpa izin edar 4 jenis sejumlah 20 pieces dan pangan rusak 1 jenis sebanyak 2 pieces.</p>
<p>Semua produk-produk tersebut diantaranya terdapat di Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tuban, Kota Kediri dan Kota Malang.</p>
<p>“Selain produk ilegal tidak memiliki izin edar, barang-barang itu juga mengandung bahan-bahan berbahaya. Terutama kosmetik yang biasanya berwarna, seperti lipstick, eyeshadow,” ujar ENDANG, Senin (14/02).</p>
<p>Umumnya, barang-barang tersebut diperjualbelikan bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah dengan sasaran toko atau pasar tradisional. Bahkan produk kosmetik yang termasuk dalam daftar ilegal mencatut sebuah merek terkenal. Padahal industri kosmetik yang bersangkutan tidak pernah memproduksi produk tersebut.</p>
<p>Beberapa merek obat, kosmetik ataupun pangan yang harus diwaspadai antara lain super stud 007, fluocinonide cream, dragee hijau tanpa kabel, samsu super cream, huangdi shengdan jiaonang, nangen zengzhangsu luquan, jamu galian becak tani, jamu galian sehat lelaki, jamu galian sehat wanita, jamu remasyah, jamu asam urat, flu dan pengapuran, jamu urat madu, tanduk rusa, tongkat putrid Madura, jamu urat madu, kosmetik Pond’s white beauty detox smooth white two way cake, UV whitening special dos biru, Pond’s detox complete beauty care two way cake, Natural 99, lipstick Shijing, Cotex VOV, pangan chili oil kosn yick wah kee dan fu yong fong brand.</p>
<p>Sumber : <a href=" http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=e8c013c475005cf8540d09872af73d7a201188898" target="_blank">Suarasurabaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/bbpom-surabaya-temukan-19-376-produk-ilegal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inefisiensi Pabrik Gula Rp 4,2 Triliun</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/inefisiensi-pabrik-gula-rp-42-triliun/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/inefisiensi-pabrik-gula-rp-42-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 12:58:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[gula]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[tebu]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=666</guid>
		<description><![CDATA[Inefisiensi produksi gula nasional dalam setahun mencapai Rp 4,2 triliun, atau setara 600.000 ton gula kristal putih. Inefisiensi terutama terjadi pada pabrik gula yang dipunyai badan usaha milik negara. Hal ini karena lemahnya tata kelola perusahaan gula tersebut. Produksi gula nasional, kata Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi, seharusnya masih bisa ditingkatkan 600.000-1 juta ton, tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/02/Perkebunan-Tebu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-668" title="Perkebunan-Tebu" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/02/Perkebunan-Tebu-300x199.jpg" alt="Perkebunan-Tebu" width="300" height="199" /></a>Inefisiensi produksi gula nasional dalam setahun mencapai Rp 4,2 triliun, atau setara 600.000 ton gula kristal putih. Inefisiensi terutama terjadi pada pabrik gula yang dipunyai badan usaha milik negara. Hal ini karena lemahnya tata kelola perusahaan gula tersebut.<span id="more-666"></span></p>
<p>Produksi gula nasional, kata Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi, seharusnya masih bisa ditingkatkan 600.000-1 juta ton, tanpa harus memperluas areal tanaman tebu.</p>
<p>”Caranya, meningkatkan produksi hablur atau kristal gula per hektar, dan kadar rendemen gula dalam tebu setidaknya sama dengan produksi dan rendemen di PG (pabrik gula) swasta di Lampung,” kata Bayu di sela-sela kunjungan ke PG Sugar Group Company dan PT Gunung Madu Plantation di Lampung, Senin (31/1).</p>
<p>Produksi pabrik gula swasta di Lampung memberi kontribusi 35 persen dari total produksi gula nasional. Tahun 2010, produksi gula nasional 2,39 juta ton. Gula ini dihasilkan dari areal tanaman tebu 433.426 hektar dengan produksi tebu 33,9 juta hektar, rendemen 7,04 persen dan produksi hablur 5,51 ton per hektar.</p>
<p>Dibandingkan 2009, produksi 2010 turun 250.000 ton, rendemen turun 0,79 persen dan produksi hablur turun 0,69 ton per hektar.</p>
<p>Rata-rata produksi hablur nasional jauh dibanding produksi hablur pabrik gula milik Sugar Group Company, yang pada 2010 mencapai 7,19 ton per hektar dan rendemen 7,87 persen. Adapun produksi hablur pabrik gula milik PT GMP 6,77 ton per hektar, dan rendemen 8,00 persen.</p>
<p>Kontribusi pabrik gula swasta bagi produksi gula nasional mencapai 49 persen dan setiap tahun terus meningkat.</p>
<p>Gunamarwan, Servicess Business Finance Manager PT Gunung Madu Plantation mengatakan, rendahnya rendemen dan produksi hablur di Jawa terkait dengan masalah sosial. Banyak tanaman tebu yang tidak dimiliki perusahaan, tetapi milik petani.</p>
<p>”Swasta lebih independen dalam menentukan jenis varietas tebu, kapan tebang tebu awal, pertengahan dan akhir. Ini berbeda dengan pabrik gula milik pemerintah,” ujarnya.</p>
<p>Gunamarwan menjelaskan, produktivitas gula GMP yang dikelola mitra, yakni petani lebih rendah dari yang dikelola perusahaan. Tahun 2009 rendemen tebu petani di PT GMP maksimal 8,3 persen, yang dikelola perusahaan lebih dari 9 persen.</p>
<p>Tata kelola buruk</p>
<p>Menurut Bayu, untuk meningkatkan produksi gula nasional, tanpa menambah areal tanaman tebu, adalah dengan memberi kesempatan yang luas kepada swasta untuk masuk ke industri gula.</p>
<p>”Bukan berarti akan mematikan perusahaan gula milik BUMN. Tetapi sebaliknya, memacu mereka untuk efisien. Karena, bila pabrik gula BUMN kalah efisien dan kadar rendemen serta produksi hablur kalah dengan pabrik gula swasta, petani akan lari ke swasta,” kata Bayu.</p>
<p>Persoalan utama yang dihadapi oleh pabrik gula milik BUMN adalah tata kelola yang kurang baik.</p>
<p>”Dengan mendorong swasta masuk memproduksi gula konsumsi, tata kelola diharapkan bisa lebih baik, lebih disiplin, penyimpangan bisa ditekan, atasan berani mengambil keputusan, dan mau turun ke bawah,” ujar Bayu.</p>
<p>Salah satu indikasi yang menunjukkan lemahnya tata kelola pabrik gula BUMN adalah dari penyerapan kredit revitalisasi pabrik gula. Dari Rp 8,7 triliun dana yang disediakan sejak tahun 2003/2004, yang dimanfaatkan baru Rp 3,2 triliun.</p>
<p>Sumber : <a href="http://cetak.kompas.com/read/2011/02/01/04112127/inefisiensi.pabrik.gula...rp.42.triliun" target="_blank">kompas </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/inefisiensi-pabrik-gula-rp-42-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MA Perintahkan Menkes Umumkan Susu Formula yang Terkontaminasi Bakteri</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/ma-perintahkan-menkes-umumkan-susu-formula-yang-terkontaminasi-bakteri/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/ma-perintahkan-menkes-umumkan-susu-formula-yang-terkontaminasi-bakteri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2011 13:55:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[bbpom]]></category>
		<category><![CDATA[enterobacter sakazakii]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[menkes]]></category>
		<category><![CDATA[mhkamah agung]]></category>
		<category><![CDATA[susu formula]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=659</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Mahkamah Agung (MA) memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk mempublikasikan nama-nama produsen susu formula yang mengandung enterobacter sakazakii. Selain Menkes juga diwajibkan BPOM mengumumkan secara transparan baik lewat media cetak ataupun media elektronik. &#8220;Menolak kasasi para tergugat,&#8221; ujar Ketua Majelis Hakim, Harifin Tumpa dalam putusannya yang dipublikasi di situs resmi MA, Kamis (27/1/2011). Putusan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/01/susuformula.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-660" title="susuformula" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/01/susuformula-300x155.jpg" alt="susuformula" width="300" height="155" /></a>Jakarta &#8211; Mahkamah Agung (MA) memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk mempublikasikan nama-nama produsen susu formula yang mengandung enterobacter sakazakii. Selain Menkes juga diwajibkan BPOM mengumumkan secara transparan baik lewat media cetak ataupun media elektronik.<span id="more-659"></span></p>
<p>&#8220;Menolak kasasi para tergugat,&#8221; ujar Ketua Majelis Hakim, Harifin Tumpa dalam putusannya yang dipublikasi di situs resmi MA, Kamis (27/1/2011). Putusan ini diputuskan pada tanggal 26 April 2010, namun baru dipublikasikan saat ini.</p>
<p>Dengan keputusan ini, berarti keputusan dikembalikan lagi ke putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, dimana para tergugugat diharuskan mempublikasikan hasil penelitian.</p>
<p>&#8220;Menghukum para tergugat secara bersama-sama untuk mempublikasikan hasil penelitian IPB baik secara transparan di media cetak/elektronik,&#8221; kata Tumpa.</p>
<p>Putusan setebal 34 halaman tersebut diadili juga oleh hakim agung Muchsin dan I Made Tara. Mereka menyatakan Menkes, IPB dan BPOM telah melakukan pelanggaran hukum. Akibat pengumuman susu formula berbakteri tidak dengan merek susu, mengakibatkan keresahan di kalangan masyarakat.</p>
<p>MA menilai jika suatu penelitian mengandung kepentingan masyarakat banyak maka harus dipublikasikan agar masyarakat lebih waspada.</p>
<p>&#8220;Dengan tidak mengumumkan hasil penelitian tersebut, merupakan pelanggaran tindakan yang tidak hati-hati dalam fungsi pelayanan publik,&#8221; demikian salah isi putusan itu.</p>
<p>Sementara itu, penggugat David Tobing mengaku baru mendengar putusan kasasi ini. Dia akan mengecek putusan tersebut. &#8220;Tentu sebagai penggugat saya senang. Tapi saya akan cek dulu putusannya,&#8221; ucap David singkat.</p>
<p>David Tobing yang juga bapak dua anak menggugat Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Menteri Kesehatan pada 2008 ke PN Jakpus.</p>
<p>David mengajukan gugatan perdata atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan IPB, BPOM dan Menkes. Ketiga tergugat itu dinilai membuat kekhawatiran dan keresahan akibat hasil penelitian IPB tentang merek susu formula yang terkontaminasi bakteri enterobacter sakazakii.</p>
<p>David memiliki dua anak balita yang sejak bayi telah mengkonsumsi susu formula. Dalam gugatannya, dia meminta para tergugat segera mengumumkan jenis dan nama susu yang terkontaminasi enterobacter sakazakii satu hari setelah putusan dibacakan. Namun, dalam gugatannya dia tidak mencantumkan ganti rugi yang diminta.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.detiknews.com/read/2011/01/27/144650/1555891/10/ma-perintahkan-menkes-umumkan-susu-formula-yang-terkontaminasi-bakteri?nd992203605" target="_blank">detik.com<br />
</a></p>
<p>klik di<a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/01/putusan_ma_susu_formula.pdf" target="_blank"> </a><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/01/putusan_ma_2975_K_PDT_2009_susu_formula.pdf" target="_blank">sini untuk membaca putusan Mahkamah Agung</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/ma-perintahkan-menkes-umumkan-susu-formula-yang-terkontaminasi-bakteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YLPK Minta BPS Hapus Komponen Cabai Rawit</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/ylpk-minta-bps-hapus-komponen-cabai-rawit/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/ylpk-minta-bps-hapus-komponen-cabai-rawit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2011 23:57:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[cabe]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya &#8211; Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menghapus komponen cabai rawit dalam penghitungan analisa indeks harga konsumen/IHK (inflasi). &#8220;Sampai sekarang, kebutuhan cabai rawit di kalangan rumah tangga dan pelaku usaha restoran tidak signifikan,&#8221; kata Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim, M. Said Sutomo di Surabaya, Rabu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/01/cabe_merah.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-632" title="cabe_merah" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2011/01/cabe_merah-300x225.jpg" alt="cabe_merah" width="300" height="225" /></a>Surabaya &#8211; Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menghapus komponen cabai rawit dalam penghitungan analisa indeks harga konsumen/IHK (inflasi).<span id="more-631"></span></p>
<p>&#8220;Sampai sekarang, kebutuhan cabai rawit di kalangan rumah tangga dan pelaku usaha restoran tidak signifikan,&#8221; kata Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim, M. Said Sutomo di Surabaya, Rabu.</p>
<p>Untuk itu, jelas dia, komponen penghitungan data inflasi atau deflasi di Jatim bisa meniadakan pergerakan harga cabai rawit di provinsi ini. &#8220;BPS perlu mengatur ulang sistem analisanya karena cabai bukan kebutuhan pokok masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bahkan, ungkap dia, jumlah masyarakat yang rutin mengonsumsi komoditas tersebut dari keseluruhan struktur makanan yang dimakannya hanya beberapa persen.</p>
<p>&#8220;Kecuali, ketika kebutuhan cabai pasar Jatim mencapai 10 persen dari total asupan makanannya maka komponen cabai bisa dimasukkan untuk menganalisa data inflasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, ia menyebutkan, saat ini tingkat kebutuhan cabai masyarakat Jatim baik rawit maupun jenis lain tidak signifikan. Bahkan, pencapaiannya di bawah nol persen.</p>
<p>&#8220;Jika dikaitkan dengan kebutuhan industri, BPS sah saja ketika menghitung angka inflasi melalui komponen cabai,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia menilai, saat ini industri olahan juga menjadi korban kenaikan harga cabai rawit akibat anomali cuaca. Apalagi, permintaannya terhadap cabai rawit besar sedangkan ketersediaannya di pasar menipis.</p>
<p>&#8220;Selain itu, kini harga cabai di pasar Surabaya terutama cabai rawit meningkat signifikan atau pernah mencapai Rp100.000,00 perkilogram,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Padahal, ia mengaku, harga di tingkat petani di sejumlah daerah antara Rp20.000,00 perkilogram &#8211; Rp40.000,00 perkilogram.</p>
<p>&#8220;Terkait perlu tidaknya tata niaga cabai rawit oleh pemerintah, kami rasa sekarang belum penting di Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Penyebabnya, lanjut dia, kenaikan harga cabai rawit di Tanah Air sifatnya musiman. Namun, perlu disikapi dengan pola tanam cabai rawit yang baik, sehingga ketika anomali cuaca persediaan di pasar tetap ada.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, kami harap masyarakat pecinta cabai rawit agar terbiasa makan tanpa komoditas itu. Toh, makan tidak ada cabai tetap bisa hidup normal,&#8221; katanya, menegaskan.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.antarajatim.com/lihat/berita/53010/ylpk-minta-bps-hapus-komponen-cabai-rawit" target="_blank">antara</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/ylpk-minta-bps-hapus-komponen-cabai-rawit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peredaran Formalin Harus Diawasi Ketat</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/peredaran-formalin-harus-diawasi-ketat/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/peredaran-formalin-harus-diawasi-ketat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 22:22:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[formalin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Penjualan formalin seharusnya mendapatkan pengawasan ketat untuk mencegah kemungkinan bahan berbahaya tersebut disalahgunakan. Hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen karena peredaran bahan berbahaya seperti formalin relatif bebas. Formalin merupakan salah satu bahan berbahaya karena bersifat karsinogenik (bahan yang bisa mengendap di tubuh dan menyebabkan kanker). Perdagangan formalin diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2010/12/formlin.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-614" title="formlin" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2010/12/formlin-300x225.jpg" alt="formlin" width="300" height="225" /></a>Jakarta &#8211; Penjualan formalin seharusnya mendapatkan pengawasan ketat untuk mencegah kemungkinan bahan berbahaya tersebut disalahgunakan. Hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen karena peredaran bahan berbahaya seperti formalin relatif bebas.<br />
<span id="more-613"></span><br />
Formalin merupakan salah satu bahan berbahaya karena bersifat karsinogenik (bahan yang bisa mengendap di tubuh dan menyebabkan kanker). Perdagangan formalin diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44/M-DAG/PER/9/2009 tentang Pengadaan, Distribusi, dan Pengawasan Bahan Berbahaya. Dalam peraturan itu, produsen formalin harus mendapatkan izin usaha dari pemerintah.</p>
<p>Importir bahan berbahaya juga perlu mengajukan permohonan tertulis kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri. Jika bahan berbahaya itu tak digunakan untuk kepentingan perusahaan atau importir itu sendiri, pendistribusian bahan berbahaya harus dilakukan melalui jaringan perusahaan yang sudah terdaftar di pemerintahan.</p>
<p>Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparringa, Selasa (30/11), mengatakan, untuk menghentikan penggunaan formalin sebagai pengawet makanan, semua pihak yang bertanggung jawab harus bertemu dan berkomitmen memberantas penyalahgunaan formalin.</p>
<p>”Pemberantasan penggunaan formalin pada makanan tidak cukup lewat razia atau penegakan hukum semata. Namun, kontrol juga harus dilakukan melalui pengetatan peredaran,” kata Roy.</p>
<p>Masih ditemukan</p>
<p>Dia mengakui, dalam berbagai razia, BPOM masih menemukan formalin digunakan sebagai pengawet makanan. Namun, tidak semua temuan bisa ditindaklanjuti dan sebagian temuan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat.</p>
<p>Mengingat formalin merupakan salah satu bahan pengawet yang berbahaya, komoditas tersebut tidak ditujukan untuk makanan. ”Tidak ada toleransi penggunaan formalin sebagai bahan tambahan pada makanan,” ucap Roy.</p>
<p>Secara terpisah, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Angliana Dianawati mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya industri makanan skala rumah tangga di Jakarta Pusat yang menggunakan bahan berbahaya seperti formalin dalam usaha mereka.</p>
<p>Sumber : <a href=" http://cetak.kompas.com/read/2010/12/01/0329400/peredaran.formalin.harus.diawasi.ketat..">Kompas<br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/peredaran-formalin-harus-diawasi-ketat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Pemakai Formalin</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/hukum-pemakai-formalin/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/hukum-pemakai-formalin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 22:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[Obat & Kosmetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Penjual usus ayam berformalin harus mendapatkan sanksi hukum yang tegas agar penjualan makanan berbahaya kepada konsumen tidak terulang. Keputusan tersebut menunjukkan ketegasan dan kesungguhan pemerintah melindungi kesehatan konsumen. Temuan atas usus ayam berformalin menyeruak sepanjang pekan lalu. Hari Kamis, polisi mendapati usus ayam berformalin seberat 650 kilogram di sebuah rumah potong ayam di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2010/12/formalin.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-611" title="formalin" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2010/12/formalin-300x300.jpg" alt="formalin" width="300" height="300" /></a>Jakarta &#8211; Penjual usus ayam berformalin harus mendapatkan sanksi hukum yang tegas agar penjualan makanan berbahaya kepada konsumen tidak terulang. Keputusan tersebut menunjukkan ketegasan dan kesungguhan pemerintah melindungi kesehatan konsumen.<span id="more-610"></span></p>
<p>Temuan atas usus ayam berformalin menyeruak sepanjang pekan lalu. Hari Kamis, polisi mendapati usus ayam berformalin seberat 650 kilogram di sebuah rumah potong ayam di Jakarta Barat. Usus itu dipasarkan oleh pelaku di Pasar Tambora. Seorang pemilik berinisial LTF ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p>Hari Sabtu, pemerintah merazia sejumlah pasar dan mendapati usus berformalin dengan berat total 24,5 kilogram. Usus yang mengandung bahan berbahaya itu ditemukan di Pasar Serdang, Kemayoran, serta di kelompok Arella, Jalan Penghulu Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama.</p>
<p>Selain itu, petugas juga menyita 5 liter formalin di Pasar Cipete. Formalin itu diduga digunakan untuk mengawetkan makanan. Berbeda dengan penanganan temuan usus berformalin di Jakarta Barat, pemerintah hanya memberikan peringatan kepada para penjual dan menyita usus berformalin itu.</p>
<p>Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sudaryatmo, Senin (29/11), mengatakan, penggunaan formalin untuk mengawetkan makanan mentah sudah sering terjadi, termasuk pada kasus usus yang diawetkan dengan formalin.</p>
<p>”Razia makanan segar perlu sering dilakukan untuk mencegah peredaran makanan berformalin,” kata Sudaryatmo.</p>
<p>Pemerintah perlu menggandeng kepolisian sehingga pelaku yang tertangkap bisa langsung diproses secara hukum. ”Butuh penegakan hukum yang tegas untuk menindak penjual atau produsen yang menjual bahan makanan dengan formalin,” ujar Sudaryatmo.</p>
<p>Mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, konsumen mempunyai sejumlah hak, antara lain berhak mendapatkan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi makanan.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Ipih Ruyani mengatakan, penjual usus ayam yang berformalin diberi sanksi berupa peringatan. Apabila pelaku mengulangi perbuatan mereka hingga tiga kali, pemerintah baru mengambil langkah hukum.</p>
<p>Di sisi lain, Sudaryatmo berpendapat, pemerintah juga perlu menyediakan saluran pengaduan apabila masyarakat menemukan atau curiga dengan adanya makanan berpengawet formalin.</p>
<p>”Selama ini, masyarakat bingung harus mengadu ke mana jika mereka menemukan atau ragu dengan makanan yang dijual di pasar. Kalau ada saluran pengaduan, mereka bisa segera menyampaikan masalah ini kepada pemerintah dan pemerintah menindaklanjuti dengan merazia tempat yang dimaksud,” kata Sudaryatmo.</p>
<p>Pentingnya menindak tegas pengguna formalin untuk pengawetan bahan makanan juga datang dari Guru Besar Ilmu Kedokteran Komunitas dan Keluarga Universitas Indonesia Firman Lubis.</p>
<p>”Pelaku perlu diberi sanksi tegas karena penggunaan formalin sangat membahayakan kesehatan manusia. Kalau tidak diberi sanksi keras, kejadian seperti ini akan terulang,” ujarnya.</p>
<p>Firman mengatakan, selain pada kasus usus, penggunaan formalin untuk bahan pengawet makanan juga beberapa kali ditemukan dalam makanan mentah, seperti ikan, daging ayam, daging sapi, bahkan juga tahu dan tempe.</p>
<p>Tidak hilang</p>
<p>Formalin yang digunakan untuk pengawet bahan makanan ini tidak hilang kendati makanan sudah dicuci. ”Makanan yang sudah kena formalin tidak bisa dibersihkan meski sudah dimasak sekalipun,” kata Firman.</p>
<p>Efek formalin yang terkonsumsi manusia tidak langsung terasa. Zat berbahaya itu mengendap dan terakumulasi.</p>
<p>Penyakit akibat formalin bisa saja terdeteksi bertahun-tahun setelah orang mengonsumsi makanan. Sejumlah penyakit bisa timbul akibat formalin dalam tubuh, antara lain kanker.</p>
<p>Di sisi lain, calon konsumen juga perlu mengenali makanan berformalin, antara lain makanan itu bertekstur lebih kenyal serta tidak dihinggapi lalat kendati makanan itu berbau amis.</p>
<p>Apabila dibiarkan dalam suhu ruangan, makanan itu juga tidak membusuk bahkan hingga tiga hari kemudian. Kemampuan pengawetan formalin ini, menurut Firman, yang juga menjadi pilihan bagi penjual bermodal pas-pasan untuk mengawetkan makanan segar.</p>
<p>”Apalagi, sebagian pedagang tidak punya mesin pembeku makanan yang bisa menampung bahan makanan yang tidak laku terjual pada hari itu,” katanya.</p>
<p>Masalah pengawetan ini, menurut Firman, juga perlu disosialisasikan kepada penjual agar mereka tidak lagi memakai bahan berbahaya.</p>
<p>Sumber : <a href=" http://cetak.kompas.com/read/2010/11/30/03192589/hukum.pemakai.formalin">Kompas<br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/hukum-pemakai-formalin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usus Ayam Berformalin</title>
		<link>http://ylpkjatim.com/usus-ayam-berformalin/</link>
		<comments>http://ylpkjatim.com/usus-ayam-berformalin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2010 12:49:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin]]></category>
		<category><![CDATA[formalin]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[usus ayam]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk]]></category>
		<category><![CDATA[ylpk jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ylpkjatim.com/usus-ayam-berformalin/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Sebanyak 650 kilogram usus ayam berformalin yang siap dipasarkan disita aparat Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat, Kamis (25/11). Sebanyak 200 kilogram di antaranya telah diangkut ke Pasar Tambora, Jakarta Barat, untuk dijual. Polisi menangkap LTF, pemilik usaha jualan usus ayam berformalin, saat tengah mengantarkan usus ayam itu di Jalan Duri Utara Raya, Kecamatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2010/11/usus.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-608" title="usus" src="http://ylpkjatim.com/wp-content/uploads/2010/11/usus-300x149.jpg" alt="usus" width="300" height="149" /></a>Jakarta &#8211; Sebanyak 650 kilogram usus ayam berformalin yang siap dipasarkan disita aparat Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat, Kamis (25/11). Sebanyak 200 kilogram di antaranya telah diangkut ke Pasar Tambora, Jakarta Barat, untuk dijual.<span id="more-606"></span></p>
<p>Polisi menangkap LTF, pemilik usaha jualan usus ayam berformalin, saat tengah mengantarkan usus ayam itu di Jalan Duri Utara Raya, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, sekitar pukul 03.00. Usus ayam sebanyak 200 kilogram (kg) itu diangkut dengan mobil jenis pikap dan dijual kepada pedagang bubur ayam dan sate usus.</p>
<p>Dari temuan itu, polisi mendapatkan 350 kg usus ayam yang sudah dicampur formalin dan 100 kg usus ayam yang masih dalam proses pencampuran formalin di rumah pelaku di Desa Bambu Apus, RT 01 RW 04, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. Polisi juga menyita satu jeriken berisi 3 liter formalin.</p>
<p>Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Aan Suhanan kemarin mengatakan, praktik penjualan usus ayam berformalin itu telah berjalan selama tiga tahun. ”Dalam satu hari, pelaku bisa menjual sampai 500 kg usus ayam berformalin. Harganya Rp 7.500 per kg,” katanya.</p>
<p>LTF mendapatkan usus ayam dari rumah pemotongan ayam dengan harga Rp 3.000 per kg. Keuntungan yang diperoleh per hari bisa mencapai sekitar Rp 2,25 juta.</p>
<p>Menurut pengakuan dia, setelah diambil dari rumah pemotongan ayam, usus ayam itu dibersihkan, lalu direbus. Setelah itu, usus ayam dimasukkan ke dalam bak air yang sudah dicampur formalin. Usus ayam direndam selama 24 jam dalam cairan tersebut.</p>
<p>Setelah proses pencampuran dengan formalin selesai, usus ayam lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik dan disimpan di lemari pendingin. Hari berikutnya, usus ayam yang dicampur formalin itu telah siap untuk dipasarkan.</p>
<p>Saat ini polisi masih memeriksa 12 karyawan, di antaranya Sanen, Didik, Sultan, Topan, dan Herman. ”Mereka bertindak sebagai pencampur, pengolah, sopir, dan kernet mobil pengangkut,” ujar Aan.</p>
<p>Saat dilakukan pengujian, terbukti bahwa usus ayam itu memang mengandung formalin. Namun, kadar formalin dalam usus itu belum bisa diketahui secara pasti.</p>
<p>Penyelidik Kementerian Kesehatan, Sarlan, mengatakan, saat dilakukan uji laboratorium semikuantitatif dengan skala warna, terbukti bahwa usus ayam itu mengandung formalin. ”Warna di kertas uji menunjukkan warna ungu dan hitam. Semakin tinggi kadar formalin, indikasi warnanya semakin hitam,” ujar Sarlan sambil menunjukkan kertas skala warna uji formalin.</p>
<p><strong>Tidak disukai lalat</strong></p>
<p>Dia menambahkan, jika dilihat secara kasatmata, usus ayam yang mengandung formalin itu tidak dihinggapi lalat. ”Ciri-ciri fisiknya bisa dilihat dengan jelas. Lalat tidak mau hinggap karena bisa mati. Teksturnya pun agak kenyal, mirip jeli. Warnanya juga pucat, tidak segar, dan bau anyir berkurang,” katanya.</p>
<p>Formalin, yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, bisa memicu kanker karena mengandung zat karsinogen. Apabila dicampur dalam makanan, akan larut dan sulit terurai karena sifatnya yang mengikat.</p>
<p>Dampaknya adalah gagal ginjal, gagal hati, dan gagal pankreas. Sarlan mengatakan, peredaran formalin telah diawasi dengan ketat, tetapi masih saja ada pihak yang bisa mendapatkannya dan mencampurnya dengan bahan makanan sehingga membahayakan kesehatan orang yang mengonsumsinya.</p>
<p>Dalam beberapa tahun belakangan ini, marak ditemukan makanan berformalin yang beredar di DKI Jakarta. Mulai dari bakso, tahu, daging ayam, hingga cumi-cumi berformalin masih ditemukan dalam sejumlah operasi aparat berwenang.</p>
<p>Aan mengatakan, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. LTF terancam hukuman maksimal lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 600 juta.</p>
<p>Sumber : <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/2010/11/26/03535082/Usus.Ayam.Berformalin" target="_blank">Kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ylpkjatim.com/usus-ayam-berformalin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

