You Are Here: Home » Archive for January, 2012
ANDA dan si kecil tak bisa bebas dari iklan di televisi. Berikan pemahaman sejak dini pada anak tentang iklan agar mereka jadi konsumen yang cerdas.
Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Husna Zahir mengharapkan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) periode 2009-2012 bisa bekerja lebih optimal dalam memberikan rekomendasi yang kuat berdasarkan data dan riset.
HARGA obat di Indonesia tergolong paling mahal di dunia. Kenapa? Sebab, sebagai pasar obat terbesar keempat di dunia, kita tidak memproteksi harga obat dan masih lebih banyak menggunakan bahan baku impor.
Sementara itu, obat paten yang beredar lebih banyak...
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, jika rencana kenaikan tarif dasar listrik TDL diberlakukan, maka PLN harus meninjau kembali ketentuan beban puncak bagi pelanggan industri.
Pemerintah menegaskan tidak akan menghapus tarif batas atas pesawat kelas ekonomi yang akan dituangkan dalam revisi KM 9/2002 agar konsumen tetap terlindungi.
JAKARTA – Tren positif perekonomian Indonesia diiringi optimisme pebisnis dan konsumen. Itu terlihat dari positifnya indeks tendensi bisnis dan indeks tendensi konsumen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Badan Pusat Statistik (BPS) Slamet Sutomo...
Banyaknya pengaduan masyarakat tentang penggunaan permen sebagai alat pengembalian transaksi perdagangan ritel membuat pemerintah gerah. Departemen Perdagangan (Depdag) minta para pedagang eceran tak lagi menjadikan permen sebagai ganti uang kembalian...
Surabaya – Bagi Anda penggemar tahu, mulai sekarang harap berhati-hati. Bisa saja tahu yang Anda konsumsi mengandung formalin. Pasalnya, polisi baru saja menggerebek usaha tahu yang menggunakan formalin dengan tujuan agar tahunya tidak mudah busuk.
Enam dari 12 maskapai telah menjalani pemeriksaan pendahuluan di Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Pemeriksaan itu untuk menguji bukti awal dugaan kesepakatan dari maskapai-maskapai dalam mempertahankan biaya tambahan bahan bakar. Kesepakatan itu menyebabkan...
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih meminta para pengelola rumah sakit di Indonesia tidak lagi membedakan pelayanan terhadap penduduk miskin dengan warga dari keluarga mampu.